Hidroponik merupakan metode penanaman yang unik. Yaitu dengan menggunakan media air dalam penerapannya. Hidroponik berasal dari kata Hydro dan Ponos. Hydro berarti air dan Ponos berarti kerja. Secara garis besar Hidroponik yaitu teknik menanam tumbuhan yang tidak menggunakan tanah. Pada umumnya dalam menanam tumbuhan tanah sangat diperlukan. Karena tanah merupakan tempat berkembangnya tumbuhan.
Berbeda dengan hidroponik,yang berperan penting adalah air. Jadi dalam metode ini kita hanya membutuhkan air sebagai medianya. Selain itu diperlukan juga alat-alat sebagai penunjangnya. Seperti pipa,net pot,regwall,kain flanel. Bahan intinya yaitu benih tanaman,benih yang digunakan biasanya kangkung,bayam merah,dan sawi. Dalam penanamannya hidroponik tekniknya ada 2 cara. Yaitu teknik mengalir dan teknik menggenang. Teknik mengalir diterapkan dengan menggunakan energi listrik. Air yang mengalir membentuk sirkulasi berputar dari titik A kembali lagi ke titik A dan seterusnya.
Teknik kedua yaitu teknik menggenang. Caranya dengan mengisi air pada rangkaian pipa yang berisi benih tanaman. Perlu dilakukan pengecekan pada setiap minggunya. Karena jika air habis tanaman akan mati. Teknik ini tidak menggunakan listrik sama sekali. Jadi lebih hemat,namun harus rutin pengecekannya. Kedua teknik ini dapat digunakan kedua duanya. Tergantung kita ingin menerapkan teknik yang akan dipakai. Biasanya yang sering digunakan adalah yang menggunakan listrik.
Tahap awal yang harus dilakukan ketika praktel hidroponik adalah penyiapan bahan. Lalu penanaman benih ini dilakukan sekita 3-4 hari. Caranya regwall dicelupkan dia ir hingga semua bagiannya basah. Lalu beri 4 lubang yang tidak terlalu dalam,kemudian tempelkan benih tanaman pada regwall. Lalu bungkus benih yang ada pada baskom dengan kresek hitam hingga 3-4 hari. Jika sudah tumbuh daun 4 helai letakkan di tempat yang terkena sinar matahari. Setelah itu dletakkan pada rangkaian pipa.Proses pemijahan berlangsung sekitar 2-3 minggu.
Hidroponik sangat bermanfaat bagi orang yang ingin mengembangkan usahanya di bidang pertanian. Selain mudah,metode hidroponik juga ramah lingkungan. Dan juga hemat biaya,namun hasilnya memuaskan. Dengan hidroponik kita bisa menjaga ekosistem tanah agar tidak rusak. Hasil hidroponik dapat dijual dan menghasilkan keuntungan. Dalam penerapannya hidroponik tidak memerlukan banyak tempat. Tidak menggunakan pupuk,hanya menggunakan vitamin,jadi dampak buruk pemberian pupuk bagi tanah dapat berkurang.
Nifa ramadani putri
Tamsis Mjk
Berbeda dengan hidroponik,yang berperan penting adalah air. Jadi dalam metode ini kita hanya membutuhkan air sebagai medianya. Selain itu diperlukan juga alat-alat sebagai penunjangnya. Seperti pipa,net pot,regwall,kain flanel. Bahan intinya yaitu benih tanaman,benih yang digunakan biasanya kangkung,bayam merah,dan sawi. Dalam penanamannya hidroponik tekniknya ada 2 cara. Yaitu teknik mengalir dan teknik menggenang. Teknik mengalir diterapkan dengan menggunakan energi listrik. Air yang mengalir membentuk sirkulasi berputar dari titik A kembali lagi ke titik A dan seterusnya.
Teknik kedua yaitu teknik menggenang. Caranya dengan mengisi air pada rangkaian pipa yang berisi benih tanaman. Perlu dilakukan pengecekan pada setiap minggunya. Karena jika air habis tanaman akan mati. Teknik ini tidak menggunakan listrik sama sekali. Jadi lebih hemat,namun harus rutin pengecekannya. Kedua teknik ini dapat digunakan kedua duanya. Tergantung kita ingin menerapkan teknik yang akan dipakai. Biasanya yang sering digunakan adalah yang menggunakan listrik.
Tahap awal yang harus dilakukan ketika praktel hidroponik adalah penyiapan bahan. Lalu penanaman benih ini dilakukan sekita 3-4 hari. Caranya regwall dicelupkan dia ir hingga semua bagiannya basah. Lalu beri 4 lubang yang tidak terlalu dalam,kemudian tempelkan benih tanaman pada regwall. Lalu bungkus benih yang ada pada baskom dengan kresek hitam hingga 3-4 hari. Jika sudah tumbuh daun 4 helai letakkan di tempat yang terkena sinar matahari. Setelah itu dletakkan pada rangkaian pipa.Proses pemijahan berlangsung sekitar 2-3 minggu.
Hidroponik sangat bermanfaat bagi orang yang ingin mengembangkan usahanya di bidang pertanian. Selain mudah,metode hidroponik juga ramah lingkungan. Dan juga hemat biaya,namun hasilnya memuaskan. Dengan hidroponik kita bisa menjaga ekosistem tanah agar tidak rusak. Hasil hidroponik dapat dijual dan menghasilkan keuntungan. Dalam penerapannya hidroponik tidak memerlukan banyak tempat. Tidak menggunakan pupuk,hanya menggunakan vitamin,jadi dampak buruk pemberian pupuk bagi tanah dapat berkurang.
Nifa ramadani putri
Tamsis Mjk
Komentar
Posting Komentar